Denyut Nadi II

Kekuatan denyut nadi
Denyut nadi kosong (empty pulse) adalah denyut nadi besar tetapi tanpa kekuatan. Terasa lemah dan ringan seperti balon yang sebagian terisi air. Biasanya terjadi pada permukaan kulit dengan denyut nadi lambat dibanding keadaan normal. Hal ini menunjuk bahwa pasien kekurangan Chi dan darah, dan termasuk kategori Yin.
Denyut nadi penuh (full pulse) adalah denyut nadi besar dan kuat, terasa keras mengetuk ketiga jari yang menekannya. Denyut nadi ini merupakan pertanda terjadi kelebihan dan masuk kategori Yang.

Bentuk
Denyut nadi tergelincir (slippery pulse) karena terasa seperti ada cairan. Terasa lunak seperti bola bergulir di atas bantalan air. Denyut nadi ini menunjukkan kondisi kelebihan, biasanya terjadi karena ‘serangan’ lembab atau terdapat dahak. Denyut nadi ini biasanya dialami oleh wanita hamil – karena perlu tambahan darah guna menunjang pertumbuhan janin.

Denyut nadi terputus-putus (choppy pulse) berlawanan dengan denyut nadi tergelincir. Denyut nadi ini tidak teratur dan terasa kasar, dan terkadang kuat dan kesempurnaannya (fullness) tidak menentu. Bila denyut ini juga ‘tipis’ menunjukkan pasien kekurangan darah atau kekurangan Jing. Hal ini mungkin juga merupakan pertanda terjadi pembekuan darah. Seringkali denyut nadi terputus-putus juga tidak teratur iramanya.

Denyut nadi liat (wiry pulse) terasa kuat tetapi mengambang, seperti halnya senar gitar atau senar biola. Denyut nadi kuat, dan melawan apabila ditekan pada kulit tunuh, menengah (otot/daging) atau dalam (tulang) dan akan terasa pada jari tangan yang menekannya. Denyut ini memberi indikasi adanya stagnasi dalam tubuh yang biasanya terkait dengan ketidakharmonisan organ-organ tubuh yang berfungsi mengalirkan dan menyebarkan seperti: hati dan kantung empedu.

Denyut nadi ketat (tight pulse) adalah denyut yang kuat dan terasa sering memantul dari satu sisi ke sisi lain seperti bentangan tali yang diayun. Denyut ini terasa penuh dan lebih elastis dibandingkan dengsn denyut nadi liat. Denyut ini bergetar keras dan lebih cepat dari denyut dalam keadaan normal. Denyut ini memberi indikasi pada pola kelebihan, dingin dan stagnasi.

Tentang AKUPUNTUR

aku sedang belajar menulis
Pos ini dipublikasikan di Diagnosa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s