Bertanya 3

Air kencing dan kotoran
Air kencing dan kotoran tidaklah diambil untuk dianalisis, seperti halnya pengobatan Barat, tetapi mereka memperoleh informasi dengan cara bertanya. Pasien dengan air kencing bening menunjukkan pola dingin. Air kencing berwarna kuning gelap atau kemerah-merahan menunjuk panas. Seringkali kencing dan mengompol pada waktu malam menunjuk bahwa ginjal tidak dapat mengolah dan menunjuk bahwa Chi ginjal kurang. Air kencing yang berbau menusuk menunjuk pada pola kelebihan (ekses) seperti lembab atau panas menyerang Chi kandung kemih, meskipun dapat pula karena kekurangan air. Sering kencing dan kencing berbau menusuk, warna gelap dan sakit pada saat kencing menunjuk lembab dan panas menyerang kandung kemih. Air kencing tidak tuntas keluar, terputus-putus atau kekurangan energi saat kencing menunjuk kekurangan chi, atau serangan dingin atau lembab.
Sulit buang air atau kotoran keras biasanya adalah ekses panas, meskipun perlu tambahan gejala seperti: kekurangan cairan atau kekurangan Chi. Kotoran berbentuk cair atau tidak berbentuk biasanya merupakan gejala kekurangan Yang, kekurangan Chi atau lembab. Sering buang air dengan warna kekuningan dan diiringi dengan panas di anus adalah gejala panas. Kotoran kering disusul kotoran basah menunjuk pola kekurangan. Kotoran yang mengandung makanan yang belum tercerna menunjuk kekurangan Yang pada limpa.

Rasa haus, rasa lapar, kehilangan rasa
Seringkali pertanyaan pertama yang diajukan, apakah pasien merasa haus. Rasa haus menunjuk pada panas, dan tidak merasa haus menunjuk pada dingin. Haus tetapi tidak mempunyai nafsu minum adalah gejala kekurangan Yin atau lembab. Kurang selera makan mengacu pada ketidakharmonisan pada lambung dan limpa yang mengalami kekurangan Chi atau lembab. Nafsu makan besar menunjuk kelebihan api lambung.
Mulut berasa tidak enak merupakan petunjuk ketidakharmonisan. Rasa pahit (pada mulut) menunjuk gejala panas menyerang hati dan kantung empedu. Rasa manis menunjuk panas mlembab bersemayam pada limpa. Lidah tidak dapat merasakan adalah gejala ketidakharmonisan pada hati atau panas menyerang lambung, sedangkan rasa asin pada mulut adalah indikasi ketidakharmonisan pada ginjal. Tidak mampu membedakan rasa biasanya terjadi karena pasien kekurangan chi limpa.

Tentang AKUPUNTUR

aku sedang belajar menulis
Pos ini dipublikasikan di Diagnosa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s